Autentikasi & API Key
Semua request ke API eksternal Mazid wajib disertai API Key yang valid.Cara Mendapatkan API Key
1
Hubungi tim Mazid
Kirim email ke [email protected] dengan informasi: nama aplikasi/perusahaan, lembaga yang akan diintegrasikan (atau akses platform-level jika untuk banyak lembaga), dan data apa saja yang dibutuhkan.
2
Tim Mazid membuat API Client
Tim Mazid akan membuat API Client baru melalui panel super-admin internal, lalu mengirimkan ke Anda:
- API Key (diawali prefix
mzd_) — dipakai di setiap request - API Secret — simpan dengan aman, hanya ditampilkan sekali saat dibuat
3
Konfigurasi yang ditentukan tim Mazid
Setiap API Client dikonfigurasi dengan:
- Cakupan lembaga — satu lembaga tertentu, atau akses platform (lintas lembaga)
- Scopes — izin akses per jenis data (lihat tabel di bawah)
- Allowed origins — domain yang diizinkan jika request dari browser (CORS)
- Rate limit — jumlah request per menit (default 60)
- Masa aktif — opsional, bisa diset kadaluarsa
Menyertakan API Key di Request
Sertakan API Key di headerX-API-Key pada setiap request:
Contoh Request
Scopes & Izin Akses
API Key hanya bisa mengakses endpoint sesuai scope yang diberikan saat dibuat oleh tim Mazid.
Jika request mengarah ke endpoint yang scope-nya tidak dimiliki, API mengembalikan
403:
CORS untuk Integrasi Frontend
Jika aplikasi Anda memanggil API langsung dari browser (bukan server-to-server), domain (origin) aplikasi Anda harus didaftarkan oleh tim Mazid sebagai allowed origin saat pembuatan API Client. Request dari domain yang belum terdaftar akan ditolak dengan403 Forbidden tanpa header Access-Control-Allow-Origin.
