Skip to main content

Setup Awal Lembaga

Setelah mendaftar di Mazid, ada beberapa pengaturan dasar yang perlu dilakukan agar platform siap digunakan. Halaman ini memandu Anda melalui setiap langkah.

Apa Itu Setup Awal?

Setup awal mencakup:
  • Konfigurasi profil dan branding lembaga
  • Pembuatan tahun akademik dan kelas
  • Undangan pengguna (operator, pengajar)
  • Konfigurasi email untuk notifikasi
Semua ini harus dilakukan sebelum input data santri/siswa.

Cara Menggunakan

1

Login ke admin panel

Kunjungi app.mazid.id dan login dengan email + password yang terdaftar. Anda akan masuk ke dashboard admin.
2

Buka Pengaturan → Profil Lembaga

Di sidebar menu, tekan PengaturanProfil Lembaga. Anda akan melihat form dengan field:
  • Nama lembaga
  • Deskripsi singkat
  • Alamat lengkap
  • Nomor telepon
  • Email lembaga
  • Website (opsional)
Isi semua field yang relevan dan tekan Simpan.
Pastikan nama lembaga sama dengan yang digunakan untuk URL portal orang tua (contoh: pesantrenjaya.mazid.id).
3

Setup branding (logo & warna)

Di menu yang sama, cari section Branding:
  • Logo Lembaga: Upload logo dalam format PNG atau SVG (rekomendasi: 200x200px atau lebih)
  • Warna Tema: Pilih warna primer untuk portal orang tua (default: hijau Mazid)
Logo akan tampil di portal orang tua dan dokumen PDF yang dihasilkan sistem.
Gunakan PNG atau SVG untuk kualitas terbaik. Format JPG bisa terlihat kurang bagus saat di-scaling.
4

Konfigurasi SMTP untuk email

Di Pengaturan → Email SMTP, isi:
  • SMTP Host: (contoh: smtp.gmail.com)
  • SMTP Port: (contoh: 587)
  • Username: Email yang akan digunakan untuk mengirim notifikasi
  • Password: Password atau App Password (untuk Gmail: gunakan App Password)
  • Dari Nama: Nama yang akan terlihat di email (contoh: “Pesantren Jaya”)
Tekan Test Email untuk memastikan konfigurasi benar.
SMTP harus dikonfigurasi agar notifikasi email (undangan pengguna, reminder tagihan, dll) bisa dikirim.
5

Buat tahun akademik

Di Master Data → Tahun Ajaran, tekan + Tahun Ajaran Baru dan isi:
  • Tahun Ajaran: Format “2024/2025” atau “2024-2025”
  • Tanggal Mulai: Kapan tahun akademik dimulai (contoh: 01 Januari 2024)
  • Tanggal Akhir: Kapan tahun akademik berakhir (contoh: 31 Desember 2024)
  • Status: “Aktif” atau “Draft”
Pastikan ada minimal 1 tahun ajaran yang aktif untuk operasional berjalan.
Buat tahun ajaran untuk dua tahun ke depan agar Anda tidak terburu-buru saat pengalihan tahun.
6

Buat kelas-kelas

Di Master Data → Kelas, tekan + Kelas Baru untuk setiap kelas. Isi:
  • Nama Kelas: “Kelas 1”, “Kelas 2”, dll atau “Tingkat 1”, “Tingkat 2”, dll
  • Tahun Ajaran: Pilih tahun akademik yang sesuai
  • Kapasitas: Maksimal santri/siswa di kelas (opsional, untuk tracking)
  • Wali Kelas: Pilih pengguna (bisa diisi belakangan)
Ulangi untuk semua kelas yang ada di lembaga.
Kelas menentukan pengelompokan santri/siswa untuk presensi, hafalan, dan pembuatan tagihan massal.
7

Buat major/jurusan (opsional)

Jika lembaga Anda memiliki jurusan atau program khusus (contoh: “Tahfidz”, “Tarbiyah”), buat di Master Data → Major.
Field ini opsional—bisa dilewati jika lembaga tidak menggunakan system jurusan.
8

Undang pengguna (operator, pengajar)

Di Pengaturan → Pengguna, tekan + Tambah Pengguna dan isi:
  • Email: Email pengguna (harus unik per lembaga)
  • Nama Lengkap: Nama pengguna
  • Peran: Pilih dari:
    • Admin: Akses penuh semua modul
    • Operator: Fokus pada keuangan dan pembayaran
    • Pengajar: Input presensi, hafalan, nilai
Tekan Kirim Undangan. Pengguna akan menerima email dengan link untuk set password sendiri.
Pastikan email pengguna aktif dan bisa diakses. Link undangan berlaku 48 jam.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Isolasi Data Per LembagaSetiap lembaga di Mazid memiliki data terpisah. Admin dari Lembaga A tidak bisa melihat atau akses data Lembaga B. Begitu juga pengguna yang diundang—mereka hanya bisa akses lembaga tempat mereka diundang.Jika Anda kelola lebih dari satu lembaga, Anda perlu buat akun terpisah untuk setiap lembaga.
Best Practice Setup
  1. Selesaikan semua pengaturan ini dulu sebelum input santri/siswa
  2. Ajak tim Anda (operator, pengajar) untuk setup akun mereka saat mendapat undangan
  3. Test semua fitur dengan data dummy dulu sebelum input data real
  4. Jangan share admin password—undang pengguna dengan email invitation

Pertanyaan Umum

  1. Cek kembali kredensial SMTP (username, password, host)
  2. Pastikan app password (jika pakai Gmail) benar
  3. Cek spam folder di email penerima
  4. Test dengan “Test Email” di form SMTP
  5. Jika masih error, hubungi support
Ya, tekan Edit di daftar tahun ajaran. Tapi sebaiknya jangan ubah nama tahun yang sudah ada data santri/siswa untuk menghindari kebingungan.
Anda perlu buat 2 akun Mazid terpisah, satu untuk setiap lembaga. Tidak bisa switch lembaga dari 1 akun (setiap lembaga adalah instance terpisah).
Tergantung paket subscription. Di paket Pro/Enterprise, Anda bisa gunakan custom domain. Hubungi support untuk bantuan setup domain khusus.

Langkah Berikutnya

Setelah setup dasar selesai, Anda siap untuk: