Skip to main content

Setup Formulir PPDB

Admin dapat membuat dan customize formulir pendaftaran PPDB sesuai kebutuhan lembaga.

Cara Menggunakan

1

Buka PPDB → Formulir PPDB

Tekan + Formulir Baru.
2

Isi detail formulir

  • Nama Formulir: “PPDB 2024/2025”, “Pendaftaran Tahun Ajaran 2024”, dll
  • Tahun Ajaran: Pilih tahun yang sesuai
  • Periode Pendaftaran: Dari tanggal - sampai tanggal
  • Status: Draft atau Published
  • Deskripsi: Penjelasan singkat tentang formulir
3

Setup kuota dan biaya

  • Kuota Total: Berapa calon santri/siswa yang bisa diterima
  • Biaya Pendaftaran: Nominal yang harus dibayar (bisa Rp 0 jika gratis)
  • Kelas Target: Kelas mana yang dilamar
4

Customize pertanyaan formulir

Sistem sudah punya pertanyaan standar (nama, tempat lahir, alamat, dll). Admin bisa:
  • Tambah pertanyaan custom dengan tipe: Text, Multiple Choice, File Upload
  • Edit pertanyaan yang sudah ada
  • Delete pertanyaan yang tidak perlu
  • Atur urutan pertanyaan dengan drag-drop
Jangan terlalu banyak pertanyaan (max 20 pertanyaan). Buat form yang singkat agar calon santri/siswa cepat selesai daftar.
5

Setup dokumen yang harus diupload

Tentukan dokumen apa saja yang harus diupload calon santri/siswa:
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Ijazah terakhir
  • Akte kelahiran
  • Foto santri/siswa
  • Surat kesehatan
  • Dokumen lainnya (custom)
Setiap dokumen bisa diset sebagai “Required” (wajib) atau “Optional” (pilihan).
6

Setup ujian (opsional)

Jika ada ujian seleksi:
  • Jenis Ujian: Online test, Offline test (datang ke lokasi), Wawancara
  • Jadwal Ujian: Tanggal & waktu
  • Materi Ujian: Apa yang akan ditanya
  • Lokasi: Jika offline (alamat, ruangan)
  • Durasi: Berapa menit untuk ujian
7

Setup notifikasi

Tentukan notifikasi otomatis yang dikirim:
  • Saat pendaftaran diterima/ditolak
  • Saat ada verifikasi pembayaran
  • Saat jadwal ujian dikonfirmasi
  • Saat hasil ujian sudah keluar
Notifikasi bisa via Email atau WhatsApp (jika dikonfigurasi).
8

Publish formulir

Saat siap, ubah status ke Published. Formulir akan mendapat link publik yang bisa dibagikan ke calon santri/siswa.
Simpan link formulir ini dan bagikan via WhatsApp, Instagram, website lembaga, dll.
9

Bagikan link formulir

Link akan berbentuk: app.mazid.id/ppdb/[kode-formulir]Admin bisa share link via:
  • WhatsApp / Telegram
  • Instagram / Facebook
  • Website lembaga
  • Poster atau brosur cetak dengan QR code

Contoh Struktur Formulir

Tab 1: Biodata Calon Santri/Siswa

  • Nama Lengkap
  • Tanggal Lahir
  • Jenis Kelamin
  • Asal Sekolah / Lembaga
  • Alamat

Tab 2: Data Keluarga

  • Nama Ayah
  • Pekerjaan Ayah
  • Nomor Telepon Ayah
  • Nama Ibu
  • Pekerjaan Ibu
  • Nomor Telepon Ibu

Tab 3: Data Kesehatan

  • Ada riwayat penyakit? (Yes/No)
  • Jenis penyakit (jika ada)
  • Alergi? (Yes/No)

Tab 4: Upload Dokumen

  • Kartu Keluarga (File upload)
  • Ijazah (File upload)
  • Foto 3x4 (File upload)
  • Surat kesehatan (File upload)

Tab 5: Review & Submit

  • Review semua data
  • Centang “Data sudah benar”
  • Tekan “Submit Pendaftaran”

Hal yang Perlu Diperhatikan

Jangan publikasi formulir jika belum siap. Status yang sudah “Published” tidak bisa kembali jadi “Draft”. Jika ada kesalahan, buat formulir baru saja.
Best Practice:
  1. Buat formulir minimal 1 minggu sebelum periode pendaftaran dimulai
  2. Test formulir sendiri untuk pastikan tidak ada error
  3. Bagikan link lewat berbagai channel (WA, media sosial, website)
  4. Set deadline pendaftaran yang jelas
  5. Siapkan tim untuk verifikasi dokumen calon santri/siswa

Pertanyaan Umum

Tidak. Setelah publish, formulir tidak bisa diubah. Jika ada perubahan, buat formulir baru dan update link. Pendaftar lama tetap bisa lanjut dengan formulir lama mereka.
Sistem akan auto-close pendaftaran jika kuota penuh. Pendaftar baru akan directed ke waitlist (daftar tunggu).
Ya, dengan hati-hati. Semua pendaftar akan notifikasi. Sebaiknya hubungi mereka terlebih dahulu sebelum batalkan.

Langkah Berikutnya