Konversi Pendaftar ke Santri/Siswa Aktif
Setelah calon santri/siswa DITERIMA, admin perlu melakukan konversi—mengubah status mereka menjadi santri/siswa aktif yang bisa mulai sekolah.Proses Konversi
Persiapan Konversi
Sebelum konversi, pastikan:- ✅ Calon santri/siswa sudah lolos ujian (status: “Accepted”)
- ✅ Semua pembayaran sudah terverifikasi
- ✅ Dokumen lengkap dan sudah diverifikasi
- ✅ Tahun ajaran sudah dibuat di sistem
- ✅ Kelas tujuan sudah dibuat
Cara Menggunakan
Filter pendaftar yang diterima
Filter berdasarkan:
- Status: Pilih “Accepted” (Diterima)
- Periode: Pilih periode PPDB
- Tahun Ajaran: Pilih tahun tujuan
Pilih pendaftar untuk konversi
Tekan checkbox di sebelah nama calon santri/siswa yang ingin dikonversi.Bisa pilih multiple sekaligus (konversi massal) atau satu per satu.
Tekan tombol Konversi ke Santri
Setelah pilih, tekan Konversi ke Santri/Siswa Aktif.Sistem akan tampilkan dialog konfirmasi:
- Berapa calon yang akan dikonversi
- Apakah sudah yakin
Sistem otomatis membuat data santri/siswa
Sistem akan:
- ✅ Buat record santri/siswa baru dengan data dari pendaftaran
- ✅ Set status santri/siswa menjadi “Aktif”
- ✅ Assign ke kelas dan tahun ajaran yang dipilih
- ✅ Generate NIS otomatis (atau admin bisa set manual)
- ✅ Buat akun portal orang tua (dengan email & password auto)
Verifikasi data santri/siswa baru
Setelah konversi selesai, cek data santri/siswa baru:
- Buka Santri/Siswa → Daftar Santri
- Cari nama calon santri/siswa yang baru saja dikonversi
- Pastikan data biodata, keluarga, NIS, kelas semua benar
Kirim akun portal orang tua
Sistem otomatis generate akun portal dengan:
- Email: Email orang tua dari pendaftaran
- Password: Auto-generate atau admin set manual
- Link login:
namalembaga.mazid.id - Username (email)
- Password
Konversi Massal
Untuk konversi banyak pendaftar sekaligus:Pilih semua
Tekan checkbox di header table untuk select semua pendaftar yang filter.Atau pilih manual dengan ctrl+click (Windows) atau cmd+click (Mac).
Tunggu proses selesai
Sistem akan konversi satu per satu (bisa memakan waktu jika banyak).Jangan refresh halaman selama proses berjalan.
Troubleshooting Konversi
Konversi Gagal / Error
Penyebab umum gagal konversi:| Error | Sebab | Solusi |
|---|---|---|
| ”NIS sudah ada” | NIS yang dibuat sudah duplicate | Ubah NIS ke nomor lain yang belum terdaftar |
| ”Email orang tua invalid” | Email tidak valid | Edit email di data pendaftar dulu |
| ”SMTP tidak dikonfigurasi” | Email SMTP belum setup | Konfigurasi SMTP di Pengaturan dulu |
| ”Kelas tidak ditemukan” | Kelas tidak ada | Buat kelas yang sesuai di Master Data dulu |
Konversi Ternyata Salah / Ingin Batalkan
Jika sudah konversi tapi ingin batalkan:- Hapus data santri/siswa yang baru di menu Santri/Siswa
- Edit status pendaftar kembali ke “Accepted” via PPDB
- Konversi ulang dengan data yang benar
Best Practice
Pertanyaan Umum
Bagaimana jika calon santri/siswa yang diterima tidak jadi masuk?
Bagaimana jika calon santri/siswa yang diterima tidak jadi masuk?
Ubah status santri/siswa menjadi “Keluar” atau “Batal” di menu Santri/Siswa. Data akan tetap tersimpan untuk referensi, tapi tidak aktif.
Bisa konversi calon yang statusnya Waitlist?
Bisa konversi calon yang statusnya Waitlist?
Tergantung policy lembaga. Jika ingin accept dari waitlist, admin bisa manual ubah status pendaftar dari “Waitlist” ke “Accepted” dulu, baru konversi.
Apakah NIS bisa diubah setelah konversi?
Apakah NIS bisa diubah setelah konversi?
Ya, di menu Santri/Siswa, tekan Edit dan ubah NIS ke nomor yang baru. NIS hanya harus unik per lembaga.
Bagaimana jika ada pendaftar yang belum bisa konversi (dokumen masih pending)?
Bagaimana jika ada pendaftar yang belum bisa konversi (dokumen masih pending)?
Jangan konversi dulu. Tunggu sampai dokumen lengkap & diverifikasi. Ubah status pendaftar ke “Accepted” dulu, baru konversi setelah semuanya siap.